Demi Mencapai Target Pembuatan Jamban dikebut Di Lokasi TMMD 101


Situbondo - Di hari ke-duapuluh pada TMMD ke-101 Situbondo, satgas mengerjakan jambanisasi di rumah warga Dusun Pola Desa Jatisari Kec Arjasa Kabupaten Situbondo dengan pembuatan dan pemasangan selontong untuk lobang pembuangan tempat BAB (buang air besar), pada hari Senin (23/4).

Dengan dibangunnya jambanisasi di Desa Jatisari ini berguna untuk mengajak pola hidup bersih, karena jamban merupakan kebersihan utama yang berpengaruh pada sumber mata air yaitu bakteri e-koli.

Terpancar senyuman di wajah dari warga setempat. Pasalnya, kini tidak susah lagi BAB ke sungai. Dengan dibangunnya jamban ini diharapkan bisa menjaga lingkungan lebih bersih, sehingga kebersihan lingkungan lebih terjaga.

Kepala desa Jatisari, menyampaikan bahwa melalui TMMD Reguler yang ke 101 ini pemerintah mengalokasikan bantuan puluhan jamban, bantuan tersebut diharapkan mampu mengubah pola hidup yang kurang sehat menjadi sehat. ungkapnya.

Semangat Satgas TMMD Bersama Warga Bangun Jamban

Situbondo - Sabtu (21/04/2018). Dampak proyek fisik TMMD Situbondo Kodim 0823/Situbondo kini benar-benar dirasakan oleh warga Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa. Jika proyek fisik prioritas, yakni pelebaran jalan, keseluruhan warga desa Jatisari merasakan dampak posiitifnya, bahwa warga disekitarnya, karena kelak jalan itu bisa digunakan untuk jalur umum dan pertanian.

Sementara itu untuk proyek fisik lainnya, yakni pembuatan jamban bagi keluarga kurang mampu di Desa Jatisari yang selama ini belum mempunyai jamban, benar-benar dirasakan langsung oleh warga penerima. Tidak bagi penerima program jambanisasi dari TNI Kodim Situbondo saja, melainkan lingkungan secara umum, terutama di Desa Jatisari juga sangat diuntungkan. Karena, dengan program jambanisasi bagi sejumlah warga di Jatisari itu, otomatis akan mengubah pola hidup sehat lingkungan.

‘‘Minimal bagi warga yang kini sudah berjamban tidak lagi BAB di sembarang tempat,’’ tandas Kepala Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Menurutnya, dengan berubahnya pol hidup yang menuju kesehatan itu, BAB tidak sembarang tempat, praktis penyebaran penyakit, seperti diare atau perut lainnya tidak mudah terjangkait di Desa Jatisari.

‘’Banyak hikmah dan dampak positif pelaksanaan TMMD Kodim Situbondo di desa kami. Dampak nyata yang dirasakan warga, sasaran dan fasilitas yg dibangun oleh satgas TMMD , terutama betoniasi, kini sudah dirasakan dan digunakan oleh warga Jatisari. Cotoh, untuk mencari pakan ternak yang semula harus bergelut dengan jeleknya jalan, kini mereka nyaman saat melalui jalan dilebarkan,’’ tambahnya.

Sementara itu, Marso (52) Dusun Polai Desa Jatisari, salah satu warga yang mendapatkan program jambanisasi, ketika ditemui di rumahnya menyatakan sangat senang sekali dengan telah dibuatkan jamban oleh TNI Kodim Situbondo bersama warga. ‘’Saya itu sudah lama ingin memiliki jamban yangg bagus seperti milik tetangga yangg lain, Alhamdulillah keinginan itu kini menjadi kenyataan berkat TMMD Kodim Situbondo,’’ beber Marso.

Serda Agus Terus Kebut pembuatan RTLH

Situbondo - Sabtu (21/04/2018) Babinsa Koramil 0823/16 Sumbermalang Serda Agus P melaksnakan pengecekan langsung pembuatan RTLH bagi keluarga kurang mampu yang dilaksanakan oleh kejajaran Kodim 0823/Situbondo untuk membantu kesulitan masyarakat yang ada di wilayah binaan, sehingga dapat membantu pemerintahan dalam mensejahterakan rakyat pada umumnya khususnya masyarakat Kab. Situbondo,

Plh Danramil 0823/16 Sumbermalang Letda Cba Suwindi mengatakan, Kodim 0823 Situbondo sebenarnya mengajukan puluhan bantuan rumah RTLH yang akan dibantu, namun masih ada beberapa rumah yang terealisasi.  Karena ada sejumlah persyaratan yang memang harus di penuhi sesuai dengan kondisi dilapangan.

Letda Cba Suwindi juga mengatakan Sebelum memilih rumah yang akan di bedah, Babinsa Kodim 0823 Situbondo terlebih dahulu melakukan pengecekan bentuk bangunan, keadaan yang punya rumah, juga Verifikasi beberapa rumah.

Dia berharap agar dengan bantuan RTLH tersebut bisa membantu para masyarakat kurang mampu untuk bisa lebih nyaman dengan rumahnya yang baru, karena bagaimanapun juga rakyat kurang mampu juga perlu untuk mendapatkan rumah yang layak. Ujarnya