SERDA SLAMET HADIRI RAPAT PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK DISABILITAS DESA



Situbondo. - Kamis (06/07) bertempat di Balai Desa Kotakan telah dilaksanakan rapat peningkatan kapasitas Kelompok Disabilitas Desa (KDD) perangkat desa mempunyai tugas pokok memberika pelayanan rehabilitasi kepada penyandang Disabilitas di Desa. Program rehabilitasi yang diberikan meliputi rehabilitasi medis, rehabilitasi vokasional dan rehabilitasi sosial. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 0823/01 Kota  Desa Kotakan Serda Slamet serta perangkat Desa Kotakan. Untuk menunjang program rehabilitasi sosial dilaksanakan kegiatan bimbingan lanjut (Bimjut) kepada penyandang disabilitas yang sudah mengikuti rehabilitasi. 

Kegiatan ini ditujukan untuk para kaum Disabilitas dengam tujuan untuk mewujudkan pelayanan yang merata terhadap semua warga masyarakat Serda Slamet mewakili Danramil 0823/01 Kota diberikan kesempatan menyampaikan kata sambutan pada acara tersebut  mengatakan "  Kami dari Koramil 0823/01 Kota sangat apresiasi sekali dengan kegiatan yang positif ini dan berharap acara seperti ini bisa diikuti ataupun dicontoh bagi masyarakat yang lain, dan juga harus diterapkan di masyarakat agar bisa berbagi demgam para penyandang disabilitas, sehingga mereka merasa diterima dan perhatikan sama seperti lainnya ", terang Serda Slamet.

GUNA MEMENUHI LTT DI WILAYAH, DANRAMIL 0823/03 KAPONGAN ADAKAN RAPAT KOORDINASI BERSAMA PPL

Situbondo, Kapongan – Rabu (05/7) Dalam rangka meningkatkan produksi pangan di Wilayahnya, Komandan Koramil 0823/05 Kapongan Kapten Inf Marwito dan beberapa anggota melaksanakan Rapat koordinasi tentang Target Luas Tambah Tanam di Kantor Koramil 0823/03 Kapongan bersama PPL serta BPP Kabupaten Situbondo.

Kegiatan LTT terus digalakkan, dalam hal ini Koramil 0823/03 Kapongan bersama PPL terus memantau langsung dan melaksanakan rapat Koordinasi tentang target Luas Tambah Tanam (LTT) di desa-desa yang ada di Kecamatan Kapongan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Danramil 05/Kapongan Kapten Inf Marwito berusaha semaksimal mungkin untuk bersama-sama memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam perluasan tambah tanam tersebut.
Setelah pelaksanaan rapat koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT), Danramil 03/Kapongan bersama PPL serta BPP didampingi anggota Babinsa Koramil 03/Kapongan memantau langsung kelapangan guna pengecekan tentang kendala yang dihadapi di lapangan.

PASITER KODIM 0823 SITUBONDO HADIRI SOSIALISASI MESIN TRANSPLANTER BERSAMA KELOMPOK TANI

Situbondo – Selasa (04/07) bertempat di Kelompok Tani Maju desa Landangan kecamatan Kapongan mengadakan pertemuan dalam rangka tentang cara pembibitan padi dan penanaman menggunakan mesin Transplanter, pada Selasa pagi (04/7/2017).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Pasiter KOdim 0823 Kapten Inf Sugeng Tarmudji serta Danramil 03/Kapongan Kapten Inf. Marwito beserta para babinsa Kabid Holtikultura Dinas Pertanian Kab. Situbondo, penyuluh dan petugas PPL kecamatan Kapongan, Mantri Tani kecamatan Kapongan, Anggota kelompok tani yang berasal dari Kab. Lumajang dan Kabupaten Bondowoso kurang lebih 100 orang yang sebagian besar merupakan petani.
 
Pada kesempatan ini Pasiter Kodim 0823 Situbondo Kapten Inf Sugeng Tarmudji menyampaikan, pendampingan yang dilakukan oleh Koramil akan terus dilaksanakan pada semua kegiatan pertanian bukan hanya pada jenis tanaman padi saja yang bertujuan terwujudnya program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Dengan adanya mesin Transplanter ini dimaksudkan agar para petani lebih bersemangat dalam meningkatkan produksi panen pada semua jenis tanaman khususnya tanaman padi dengan harapan akan bisa membantu masyarakat lebih sejahtera melalui jalur pertanian dan mengangkat bangsa ini dengan program swasembada pangan.

Tidak lupa juga Danramil 03/Kapongan Kapten Inf. Marwito menyampaikan Disamping tugas Koramil sebagai Aparat Teritorial juga di tugaskan dalam program pendampingan dan pengawalan UPSUS, Peran serta Koramil dalam hal ini Babinsa dalam pertanian karena sudah mendapat MOU dari Menteri Pertanian sehingga tugas tersebut harus dilaksanakan dengan maksimal, tutur Danramil.
Menurut Keterangan dari Danramil, tanam padi menggunakan mesin Transplanter jauh lebih cepat dibanding dengan tenaga manusia. Selain itu secara ekonomis dapat menekan biaya tanam, karena biaya tanam menggunakan Transplanter lebih murah. Alat ini memang terbukti sangat efektif karena dalam 3 jam dapat menyelesaikan Tana padi seluas kurang lebih 1 Ha. Dan alat ini juga irit Bahan bakar Ujar beliau